2020

Pendiri Brand Mewah LV yang Terancam Boikot Pendiri Brand Mewah LV yang Terancam Boikot

Pendiri Brand Mewah LV yang Terancam Boikot – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,beriku pendiri brand lv yang terancam terkena boikot.

Brand fashion high end Louis Vuitton ikut diperbincangkan terkait ancaman boikot produk-produk Prancis. Seruan ini menggema di media sosial setelah Presiden Turki Erdogan meminta pada rakyatnya untuk stop membeli produk-produk dari Prancis.

“Aku menyerukan pada masyarakat, jangan pernah memberikan kredit untuk barang berlabel Prancis, jangan membelinya,” begitu kata Presiden Erdogan.

Seruan Presiden Erdogan ini langsung menggema di media sosial dan negara-negara Islam. Seperti dikutip dari WWD, Universitas Qatar, kampus pemerintahan, beberapa hari lalu dilaporkan menunda penyelenggaraan French Culture Week. Beberapa grup perdagangan Arab sudah menarik produk-produk Prancis dari rak-rak mereka. Dan menurut WWD, industri barang mewah, kosmetik serta makanan yang diprediksi akan terkena dampaknya. Dan Hashtag #BoycottFranceProducts #BoycottFrance ramai di media sosial dengan foto sederet logo brand Prancis yang diserukan diboikot.

Dari deretan logo brand Prancis yang diancam diboikot itu salah satunya adalah Louis Vuitton. Terlepas dari ancaman boikot, Louis Vuitton hingga saat ini masih berjaya sebagai brand fashion mewah paling bernilai di 2020. Menurut Forbes, pendapatan Louis Vuitton pada 2020 mencapai US$ 15 miliar.

Sejarah Louis Vuitton

Louis Vuitton yang kini dikenal sebagai produk mewah, siapa sangka dulunya didirikan oleh seorang pria miskin. Tahukah kamu siapa pendiri Louis Vuitton?

Louis Vuitton merupakan merek asal Prancis yang didirikan seorang pria bernama Louis Vuitton. Menariknya, seperti dikutip dari Brightside, Louis Vuitton yang kini dikenal sebagai brand mewah, didirikan oleh Louis Vuitton, seorang pria miskin dari desa kecil Anchay di Prancis. Ibunya yang dikenal sebagai pembuat topi meninggal dunia saat usianya 10 tahun dan ayahnya menyusul tidak lama kemudian. Dia kemudian tinggal bersama seorang ibu angkat.

Dari keterampilannya membuat kotak, Louis Vuitton asli membuka toko pertamanya di Paris pada 1854. Toko tersebut khusus mengepak barang-barang mudah pecah dan fashion. Saat itu lah, Vuitton membuat peti dengan bentuk ideal yang membuatnya jadi terkenal yakni kotak tanpa bentuk melengkung di bagian ujungnya. Peti itu pun dibuat anti air.

Peti atau koper yang diciptakan Louis Vuitton kemudian menjadi standar baru yang kemudian menjadi sangat populer hingga dia mempekerjakan lebih banyak orang hingga membuka toko di luar negeri, seperti London, New York, dan Philadelphia.

Pada 1854 selain membuka toko pertamanya, Louis Vuitton juga menikahi wanita pujaannya Clemence-Emilie Parriaux. Dari pernikahan tersebut dia dikaruniai seorang anak bernama Georges Ferreol Vuitton.

Louis Vuitton dan anaknya, Georges, sempat bersinggungan dengan ilusionis terkenal Harry Houdini. Pada 1886 Vuitton dan Georges menciptakan sebuah gembok. Mereka pun menantang Houdisi untuk bisa keluar dari koper buatan Louis Vuitton yang sudah digembok. Sayangnya hal itu tidak diwujudkan Houdini. Namun penolakan itu malah membuat Vuitton menyempurnakan temuannya. Gembok Louis Vuitton ini menjadi salah satu inovasinya.

Tidak tahan tinggal bersama ibu angkat yang mendidiknya sangat keras, Louis Vuitton melarikan diri dari rumah pada usia 13 tahun. Dari desanya yang jauh dari kota, Louis kecil pun berjalan ke Paris. Dia total melangkahkan kaki sejauh 469 km selama dua tahun selagi melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil sepanjang perjalanan.

Setelah berjalan kaki ratusan kilometer, Louis Vuitton berhasil sampai di Paris pada 1853. Pada saat itu Paris sedang diterpa kondisi ekonomi yang buruk. Louis pun tahu dia harus cepat menemukan pekerjaan jika tidak mau terjebak dalam kemiskinan lagi. Memiliki bekal dari keluarga seniman, di mana sang ibu pembuat topi, dan keluarga lainnya tukang kayu, Louis melihat sebuah peluang pekerjaan. Dia menjadi pekerja magang di seorang pembuat peti bernama Monsieur Marechal.

Baca Juga:Tas Bubble Tea dari Brand Louis Vuitton

Berkat kemampuannya, Louis Vuitton berkembang menjadi ahli pembuat peti. Louis Vuitton bekerja sebagai pembuat peti untuk Putri Pranvis, Eugenie de Montijo yang merupakan istri ketiga Napoleon Bonaparte. Kariernya semakin berkembang hingga dia mendapatkan klien-klien elite.

Louis Vuitton meninggal dunia pada 27 Februari 1892. Georges meneruskan bisnis sang ayah dengan melakukan ekspansi pada produk-produk mewah lainnya. Pada 1901, brand Louis Vuitton mulai membuat ‘streamer bag’ yakni tas untuk menyimpan baju kotor. Georges lah yang kemudian menciptakan monogram terkenal yang membuat brand Louis Vuitton mudah dikenali.

Pada 1998, brand Louis Vuitton bukan hanya memproduksi koper. Brand high end tersebut menjual busana, sepatu, dan aksesori yang kini lebih dikenal. Namun sebagai pelopor koper, Louis Vuitton masih sering diandalkan para ahli untuk membuat koper custom-made, misalnya untuk Piala Dunia.

Saat ini brand Louis Vuitton yang didirikan oleh pria bernama Louis Vuitton bernaung di bawah korporasi multinasional LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton atau lebih dikenal dengan LMVH yang kantor pusatnya berada di Paris, Prancis.

Selama enam tahun berturut-turut yaitu 2006 hingga 2012, seperti dikutip dari Globe & Mail, Louis Vuitton meraih gelar brand mewah paling bernilai di dunia. Pada 2012, nilai dari brand Louis Vuitton mencapai US$ 25,9 miliar. Dan pada 2020 ini, Louis Vuitton berada di urutan pertama brand fashion mewah paling bernilai di dunia. Menurut Forbes, valuasi Louis Vuitton pada 2020 mencapai US$ 47,2 miliar.

Games Joker123 Fakta atau Mitos? – Jadi, agar Anda ingin bertaruh secara online, Anda memiliki pemesanan. Atau Anda sudah bereksperimen dengannya dan masih memiliki pertanyaan? Saya akan memecahkan semua pertanyaan terbesar, tidak peduli apakah fakta atau mitos hanya dalam satu menit. Tapi mari kita ingatkan salah satu fakta di balik mengapa kita menyukainya. Pertama, ada manfaatnya.

Jika Anda berminat untuk bermain dan tidak mencari kasino untuk semua hiburan dan makanan serta kehebohan yang menyertai kasino darat, kemudian online dapat menjadi pilihan Anda sendiri. Anda menghindari harga perjalanan untuk satu orang, dan itu adalah uang yang dapat Anda investasikan kembali di meja untuk lebih banyak kesenangan. Anda bahkan dapat menghemat uang untuk setiap minuman dan makanan yang pada akhirnya akan Anda beli meskipun Anda mendapatkan barang gratis.

Anda akan merasa nyaman di rumah Anda dan memainkan frasa Anda. Terlebih lagi, Anda dapat dengan mudah memanfaatkan beberapa promosi setoran kasino online yang luar biasa (mereka memilikinya), termasuk misalnya bonus 100 persen pada setoran! Lalu ada juga fakta sederhana bahwa Anda tidak perlu khawatir tentang membeli kursi di game online favorit Anda atau sibuk atau berurusan dengan kepribadian yang menjengkelkan.

Oke, artinya Anda mengakui beberapa atau masing-masing fakta dan faktor mengapa Anda ingin bermain online. Namun demikian, Anda memiliki beberapa kekhawatiran. Mari kita lihat beberapa yang umum dan lihat apa yang mitos atau fakta atau tidak daftar joker123.

Anda mengira kasino online atau ruang poker telah dimanipulasi untuk membuat Anda tersingkir. Itu mungkin fakta dan mitos! Beberapa aplikasi di balik beberapa game yang mungkin Anda temui di internet memang mencoba mengurangi jumlah garis yang memikat dan pembayaran yang lebih besar yang terkadang mereka hasilkan. Namun, bahkan kasino online diatur secara signifikan plus mereka harus membayar jika tidak, buang izin mereka! Oleh karena itu, Anda dapat menemukan berkali-kali sepanjang hari ketika setiap permainan kasino online akan berkarat dalam jumlah besar. Belum lagi jackpot yang progresif masih turun hari itu, namun jika mungkin ada perbedaan mencolok dalam jumlah total kemenangan yang Anda kumpulkan. Perlu disadari bahwa pukulan ini tidak pandang bulu, oleh karena itu karena Anda tidak menikmati meja yang keren, Anda menuai keuntungan dari permainan seksi 1. Dan sungguh, apakah ini berbeda dengan bermain kasino sungguhan? Telepon fiksi eksploitasi atau fakta, tapi bagaimanapun saya menyatakan bahwa itu tidak masalah.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa slot online bukan hanya game online yang paling banyak digunakan, tetapi data menunjukkan bahwa slot internet juga memiliki pembayaran yang sangat konstan dan tertinggi. Tentunya permainan meja dapat mencapai jumlah yang besar, tetapi kami semua merekomendasikan untuk menjauh dari permainan meja online dan juga fokus pada slot.

Semua situs internet online benar-benar aman untuk dimainkan. Fable. Sebenarnya ada banyak situs yang sangat baik (banyak yang tidak bertahan seminggu) yang Anda tidak boleh mendepositkan keuntungan. Namun biasanya selalu ada informasi bagus dan situs apa pun yang tercatat sebagai tempat yang aman ke informasi kasino online utama akan mengarahkan Anda ke arah yang sesuai, jika Anda mencari kasino online, ruang poker, atau novel olahraga. Anda menilai manual kasino online untuk mendapatkan satu set situs kasino online. Anda tidak perlu khawatir. Sekali lagi, sebagian besar situs apa pun yang diperiksa oleh informasi kasino internet terkemuka dapat mengarahkan Anda dengan benar, dan banyak yang menawarkan layanan pelanggan dan diskusi langsung yang hebat.

Saya tidak bisa bertaruh secara online di mana saya tinggal. Mungkin tidak benar. Sehubungan dengan satu-satunya negara berbahasa Inggris asli yang memiliki undang-undang yang bertentangan dengan perjudian kasino internet dan memberlakukan undang-undang ini mungkin adalah Amerika Serikat. Tapi meski begitu, ada banyak kasino online yang menerima uang tunai dari orang-orang AS. Satu-satunya penghalang adalah bahwa lembaga keuangan AS tidak seharusnya menghormati perdagangan (misalnya, kewajiban kartu kredit) yang melibatkan kasino online, tetapi itu mudah dikerumuni oleh kasino yang mencantumkan beberapa layanan yang sering dilakukan seperti media atau telekomunikasi dalam deskripsi, ditambah itu semua. transparan untuk Anda secara pribadi. Sekali lagi, situs seperti onlineslotsmachine.org benar-benar sempurna untuk belajar di mana seseorang dapat bermain berdasarkan predikat di tempat Anda tinggal.
Untuk lebih banyak lagi, Anda tidak perlu ragu untuk berkomentar bersama dengan pertanyaan Anda dan kami akan mencoba menambahkan ini ke artikel informatif mitos atau khayalan ini.

Tas Bubble Tea dari Brand Louis Vuitton Tas Bubble Tea dari Brand Louis Vuitton

Tas Bubble Tea dari Brand Louis Vuitton – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai tas bubble tea dari brand louis vuitton.

Bukan dari kantong plastik biasa, tapi tempat bubble tea ini di desain dari tas Louis Vuitton hingga tas Dior yang mahal dan mewah.

Lewat kreativitas dan tangan mahir Daisuke, yang dikenal sebagai desainer asal Jepang. Lahir tas mewah untuk membawa bubble tea hingga minuman kemasan lainnya.

Louis Vuitton dengan dua bolongan di bawahnya. Dua bolongan ini berfungsi untuk menaruh gelas bubble tea hingga es kopi susu.

Meski terlihat sederhana, tapi Daisuke menyebutkan bahwa tas mewah untuk membawa bubble tea ini sudah dia uji coba beberapa kali.

Ia sudah mengujinya dengan membawa minuman dan bubble tea menggunakan tas mahal tersebut. Hasilnya minuman tetap aman tanpa tumpah sedikit pun.

Selain rancangan tas minuman dengan motif Louis Vuitton, Daisuke juga meluncurkan tas transparan dengan logo Dior di atasnya.

Baca Juga:Fakta Menarik Brand Louis Vuitton

Tas Dior ini dibuat khusus untuk menaruh gelas bubble tea yang tinggi. Dengan tambahan aksen rantai emas dan tali berwarna biru, orang-orang bisa dengan nyaman meminum bubble tea dari tas keren ini.

Lewat salah satu sesi wawancara dengan majalah HIGHXTAR, Daisuke menjelaskan bahwa dia mulai daur ulang tas-tas vintage milik desainer ternama, yang ia ubah menjadi benda baru.

Hobinya ini dimulai sejak setahun yang lalu. Menurutnya semua barang-barang yang sudah tidak dipakai, bisa ditransformasi menjadi benda baru sesuai fashion.

Tak hanya membuat tas minuman dari desainer Dior dan Louis Vuitton saja. Daisuke juga membuat kotak makanan dari Hermes, tas buah dari Prada, sampai tas berisi kentang goreng dari Nike.

Meski sampai sekarang Daisuke belum mengumumkan apakah kreasi tas minuman dan makanannya ini akan dijual.

Tapi bagi penggemarnya yang tertarik untuk membeli tas-tas ini bisa langsung mengirimkan email ke [email protected] untuk pembelian.

Tak hanya Daisuke yang menggabungkan fashion kelas atas dengan makanan. Sebelumnya banyak desainer yang meluncurkan koleksi tas hingga pakaian mereka yang terinspirasi dari makanan.

Mulai dari sepatu bentuk ramen keluaran Bottega Veneta, gaun roti dari Jean Paul Gaultier, sampai pakaian dari makanan kalsik rancangan Dolce & Gabbana.

Fakta Menarik Brand Louis Vuitton Fakta Menarik Brand Louis Vuitton

Fakta Menarik Brand Louis Vuitton – Brand ini sudah tidak asing lagi didengar, dengan sebutan brand fashion papan atas. Kepopuleran brand ini tidak hanya dikarenakan kemewahannya, tetapi brand ini juga menawarkan barang-barang unik dan menarik. Nama brand ini diambil dari nama sang pendiri bernama Louis Vuitton yang lahir pada tahun 1821. Setelah melalui perjalanan karier yang panjang di bidang craftmanship di Prancis, ia pun akhirnya mendirikan perusahaan boks dan koper Louis Vuitton pada tahun 1854.
Kepopuleran Louis Vuitton karena craftmanship dan kualitas-kualitas produknya membuat banyak perusahaan turut menjiplak desain dan ciri khas mereka. Akhirnya, pada tahun 1896, pola monogram Louis Vuitton mulai diperkenalkan. Pola ini begitu ikonis dan sudah melekat selama 123 tahun dalam desain-desain Louis Vuitton.

Bagaimana tidak, monogram yang terdiri dari huruf L dan V yang saling bertautan, pola bunga dengan empat kelopak, dan pola organic bergaya trefoil, dari inspirasi perpaduan gaya Jepang dan desain oriental pada era Victoria ini seringkali menjadi simbol ‘kelas’ dalam lingkungan sosial.

Brand yang telah berdiri sejak 1854 ini menjadi salah satu saksi perkembangan fashion dunia. Berikut kumparanWOMAN rangkumkan 12 fakta unik dan menarik lainnya dari brand papan atas Louis Vuitton. Apa saja?

1. Sebelum terkenal karena brand yang diciptakannya, Louis Vuitton adalah seorang laki-laki yang berasal dari keluarga pekerja menengah ke bawah. Ia meninggalkan rumah keluarganya sejak usia 13 tahun untuk mengejar mimpi besarnya ke Paris.

2. Perjalanan 292 mil atau 470 km dari rumah keluarga yang terletak di daerah Prancis Timur ke Paris, ia lakukan dengan berjalan kaki selama dua tahun lamanya. Perjalanan panjang itu ia lakukan dengan pemberhentian secara berkala untuk melakukan pekerjaan sambilan. Ini cara yang harus dilakukannya untuk menopang kebutuhan dan kehidupan pribadinya.

3. Sesampainya di Paris pada tahun 1837, Louis Vuitton menemukan pekerjaan di sebuah workshop untuk membuat boks dan kemasan. Kelihaiannya diakui banyak orang. Reputasinya meningkat dan namanya semakin dikenal sebagai pengrajin terhormat. Karena ketrampilannya tersebut, ia ditunjuk sebagai staf khusus yang membuat boks-boks (koper) untuk kebutuhan Eugenie de Montijo, yang merupakan istri dari Napoleon Bonaparte, Kaisar Prancis dari tahun 1804 sampai tahun 1814. Momen inilah yang jadi ‘pintu’ utamanya untuk bergabung dengan kelas-kelas elit Prancis.

4. Perjalanan kariernya tersebut membuatnya bisa mendirikan perusahaan sendiri pada tahun 1854. Meski perusahaan Louis Vuitton sudah berdiri sejak 1854 sebagai perusahaan boks dan koper traveling, ia baru mulai membuat tas jinjing pada tahun 1892.

5. Salah satu tas Louis Vuitton paling populer dengan nama ‘Speedy’, pada mulanya sebenarnya diciptakan untuk boks atau koper traveling. Namun, suatu saat Audrey Hepburn, bintang film sekaligus ikon fashion, menelepon pihak Louis Vuitton dan memohon untuk dibuatkan versi mini dari Speedy tersebut. Sontak, kepopuleran tas Speedy ini memuncak dan jadi model tas Louis Vuitton paling populer hingga sekarang.

6. Selain Speedy, tas ‘Alma’ menjadi salah satu model tas Louis Vuitton yang tak kalah populer. Tas ini sebenarnya didesain khusus atas permintaan pribadi Coco Chanel. Bentuknya yang chic, cantik, dan feminin ini digandrungi oleh setiap perempuan hingga saat ini. Uniknya lagi, tas Louis Vuitton model Alma ini jadi satu-satunya tas yang pernah dijinjing Coco Chanel, selain mereknya sendiri.

7. Tahukah Anda bahwa proses quality check dari tas Louis Vuitton melalui proses yang sangat panjang? Sebelum dijual, tas Louis Vuitton harus melalui tes ketahanan seperti dimasukkan benda berat seberat 3,5 kg dan dijatuhkan dari ketinggian setengah meter selama empat hari berturut-turut. Tidak sampai di situ, zipper dari tasnya pun harus terus menerus dibuka-tutup sebanyak 5,000 kali untuk memastikan ketahanannya. Wow!

8. Fakta yang satu ini mungkin akan menyakitkan bagi sebagian Anda. Semua tas dan sepatu Louis Vuitton yang tak terjual, akan dikembalikan ke pabrik di Prancis, lalu dihancurkan dan dibakar. Menyakitkan, bukan? Ya, hal ini harus dilakukan untuk memastikan imej brand Louis Vuitton agar tetap eksklusif.

Baca Juga: Gelar Fashion Louis Vuitton Telah Kembali Show Di China

9. Louis Vuitton tidak akan pernah memberikan harga diskon pada barang-barang yang mereka produksi. Seperti poin sebelumnya, jika barang tak terjual, maka diskon bukanlah solusi.

10. Semua tas Louis Vuitton dibuat secara handmade-atau murni keahlian tangan. Kabarnya, dibutuhkan waktu satu minggu untuk membuat satu tas.

11. Monogram populer Louis Vuitton dipopulerkan oleh anak Louis Vuitton yang bernama Georges Vuitton. Monogram tersebut dibuat untuk menghindari segala bentuk plagiarisme dari perusahaan lain terhadap brand Louis Vuitton.

12. Louis Vuitton memiliki sekitar 460 toko di 50 negara. Tokonya yang terbesar terletak di 101 avenue des Champs-Elysees, Paris, Prancis dengan luas sekitar 1800 meter persegi. Kemudian, di Nevada, Amerika Serikat, Louis Vuitton memiliki lima butik resmi di jajaran jalan yang sama. Dan yang terunik terletak di Singapura yang kini menjadi bagian dari ikon wilayah Marina Bay Sands. Toko tersebut memiliki toko buku, tempat relaksasi, galeri, hingga terowongan bawah laut yang mengarah ke hotel dan mal Marina Bay Sands.

Jenis Permainan Judi Online Terbaik Kartu Remi Di Indonesia. Di aspek termksud yaitu di Indonesia, kartu remi yang memiliki peristiwa yg panjang hingga saat ini tidak sedikit macam type permainan terselip yang mendapatkan atasan temukan dalam seputar tetangga yang tambah bermain ingin tambah itu kawan kerja Ada pula pandai sedang menyampaikan permainan termuat yakni sebagai peringkat di permainan catur yg akan di mainkan beberapa pemain yg ada di Asia Barat di awalin menggunakan pasir masih ada yang menyebut permainan tersebut awalnya adalah cara untuk bersambung pada dewa.

Disaat ini, alamat era dalam technologi yang ada internet, dalam permainan kartu remi sebangun poker lagi capsa dapat di mainkan dengan cara online pada situs judi online terpercaya. Dan di Indonesia dalam permainan card juga ada bermacam rupa lagi wujudnya tidak sedikit yang memainkan permulaan anak hingga besar sedang dalam hiburan maupun dalam taruhan. yg di lansir di Wikipedia, ada 1001 type dalam permainan card remi di bagian Dalam setiap Negara, maupun di daerah dalam satu Negara, memiliki ragam permainan sendirinya. Dalam Indonesia, yg di kenal di dengan permainan”41”, truf, “remi”, “cangkulan”, dan seterusnya walaupun yg amat sangat popular yg ada di Negara itu seperti poker, canasta. Blackjack, casino, solitaire, bridge, yg jumlah pemainnya yg berbeda.

Nah inilah jenis permainan card remi di Indonesia :

1. Capsa Banting

yang dinamakan Big Two di dalam Bahasa Inggris, Capsa Banting dapat di mainkan maksimal dengan 4 orang pemain. Dalam setiap pemain akan bisa card jumlahnya 13 buah. Dalam permainan sanggup di sejak mulai di permainan memiliki card terendah (tiga wajik) terus permainan untuk awal kali untuk menamatkan kartu yang ada dalam tangan mampu dianggap menjadi sebagai pemenang tidak hanya dalam Indonesia, permainan tersebuh telah sejak mulai ternama di Tiongkok, Makau, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, dan Singapura.

2. Capsa Susun

Sama bersama Capsa Banting. Capsa Susun sanggup di mainkan 4 orang serta 13 kartu akan di bantu buat masing – masing permain. kepada sanggup melainkan ini yakni dalam setiap pemain mesti mampu mengatur card menjadi 3 bagian (5-5-3). 5 kartu yg ada di sektor bawah juga masih lalu 3 kartu yang tidak serupa yang ada di bidang paling atas. telah tuntas menempatkan untuk pemain yg akan bandingkan masing – masing dalam bidang di kartu mereka agar mampu menentukan point terhadap menang.

3. 41

Dalam permainan yg satu ini bukan istimewa guna beberapa orang yang senang kartu remi sebab peraturannya yg mampu di katakana lumayan mudah masih prasaja 41 bisa lagi di mainkan jumlahnya 4 orang. Dan cocok bersama namanya, maka permainan tertulis yang mengandalkan sebuah rumus serta keberuntungan seorang pemain dapat mengunpukan card yg gambarnya sama bersama beberapa tidak sedikit moral 41.

4. Cangkulan

Cangkulan ialah permainan yg teramat di gemari masyarakat yg ada di Indonesia lantaran mampu dimainkan 4 sampai 6 orang. Dalam susunan itu sedang terbilang mudan, pemain hanya memperkecil 1 kartu yang gambarnya sama sampai kartu di tanggan berhenti bila permainan ini tak mempunyai kartu yang gambarnya sma, menjadi pemain itu harus harus mengambil onggokan kartu sampai bisa menderita persamaan gambar dalam kartu.

5. Blackjack

Blackjack yakni salah satu permainan card yg prasaja memiliki beberapa permainan card yang lain. bila dalam permainan card 41, permainan yang harus di kumpulkan bernilai 41. menjadi guna permainan blackjack para pemain hanya mesti mengunpulkan nilai 21 serta tidak mempunyai batas hidup dalam card yang gambarnya sama. tetapi agar bisa menangkan permainan blackjack separo pemain dapat lakukan keberhasilan kesempatan lagi strategi yang dipastikan.

Maka inilah berjenis-jenis permainan yang ada di card remi yg ada di Indonesia. kepada separo pemain yang memiliki favorit terhadap bermain kartu memanfaatkan duit yg ori maka memilih situs poker online terpercaya biar dalam nyaman buat main-main dan bisa keuntungan di dalam layanan tambah promo dan dapat macam-macam kompensasi salah satunya deposit tengah turnover.

Louis Vuitton Atau Hermès Mana Merek Mewah Yang Lebih Asli Louis Vuitton Atau Hermès Mana Merek Mewah Yang Lebih Asli

Louisvuittond.net – Hari ini kita hidup di zaman keaslian. Merek otentik, komunikasi otentik, dan hubungan otentik dengan konsumen diperlukan. Sebanyak 86% konsumen mengatakan keaslian merek itu penting ketika memutuskan merek mana yang akan didukung, menurut penelitian yang dilakukan oleh Stackla.

Temuan ini divalidasi oleh studi global lain oleh Cohn & Wolfe. Dalam survei terhadap 15.000 responden, 91% konsumen global mengatakan mereka akan menghargai merek karena keasliannya melalui “pembelian, investasi, dukungan atau tindakan serupa.” Dari 91% ini, lebih dari 60% akan “membeli atau menyatakan minat beli meningkat” dalam merek yang mereka anggap otentik.

Tidak ada dalam bisnis adalah pertaruhan keaslian yang lebih tinggi daripada di pasar mewah, di mana kepercayaan konsumen pada warisan, keahlian dan kualitas dihargai oleh kesediaan mereka untuk membayar premi untuk hak istimewa kepemilikan.

Dalam perekonomian saat ini, di mana konglomerat multinasional besar seperti LVMH dengan fiksasi di garis bawah dan pertumbuhan kuartalan dan keuntungan mendominasi, merek-merek mewah terancam karena terlalu hadir di mana-mana dan di mana-mana.

Ketika sebuah merek mewah terlihat dan tersedia di mana-mana, nilai kemewahannya – keasliannya sebagai kemewahan sejati – menjadi encer. Kontributor Fellow Forbes.com, Walter Loeb, menyajikan tinjauan luar biasa tentang keseimbangan halus yang dihadapi LVMH menjaga eksklusivitas dan meningkatkan aksesibilitas.

Keaslian adalah tantangan utama untuk merek-merek mewah
“Keaslian dianggap sebagai tantangan bagi segmen mewah di zaman kita,” tulis Patricia Anna Hitzler dan Günter Müller-Stewens dari Universitas St. Gallen, Swiss, dalam sebuah studi berjudul “Peran Strategis Keaslian dalam Bisnis Mewah.” Dalam penelitian ini, penulis mendefinisikan pendorong utama keaslian merek mewah untuk menjadi keahlian, kelangkaan pasokan, estetika yang unik dan tautan ke asal.

Lebih lanjut, Hitlzer dan Müller-Stewens menyarankan bahwa laba harus mengambil kursi belakang ke nilai dan cita-cita yang lebih tahan lama untuk mendapatkan status merek mewah yang benar-benar otentik untuk diperoleh:

Makna dan orientasi jangka panjang adalah prinsip-prinsip panduan, di mana organisasi yang ingin dianggap otentik harus memberikan perhatian khusus. Ini mungkin termasuk motif, seperti melestarikan pekerjaan atau mengembangkan warisan sejarah dan budaya. Berjuang demi keuntungan, para ahli menggarisbawahi, tentu saja, penting untuk kelangsungan hidup suatu organisasi. Namun demikian, realisasi laba yang ditargetkan tidak semata-mata menentukan kepuasan terpenuhi dan langgeng. Seorang pakar memberi tanda: ‘Pasti ada sesuatu yang lain selain dari dunia angka.’ ‘Sesuatu yang lain’ ini adalah tujuan yang lebih tinggi, sebuah misi yang harus menjadi bagian dari identitas organisasi mewah, yang, bersama dengan nilainya, memberi perusahaan kerangka kerja di mana ia harus beroperasi.

Dengan mempertimbangkan perspektif ini, saya mempelajari dua merek mewah paling terkenal di dunia, Louis Vuitton dan Hermès, untuk melihat bagaimana mereka bertumpuk dalam keaslian. Pada mulanya memerah Louis Vuitton peringkat tinggi pada daftar Cohn & Wolfe Global Authentic Brand 100, diberi peringkat No. 65. Sebaliknya, Hermès adalah tidak ada dalam daftar itu.

Tetapi penampilan bisa menipu, seperti dalam pandangan saya, Hermès berdiri tegak di atas Louis Vuitton dalam kemewahan otentik. Inilah alasannya:

Baca Juga : Protes Hong Kong Memaksa Louis Vuitton Untuk Menutup Toko

Bisikan mewah otentik, itu tidak berteriak
Secara keseluruhan, LVMH jauh lebih banyak berinvestasi dalam biaya pemasaran dan penjualan daripada Hermès. Pada 2017, 38,4% dari keseluruhan pendapatan perusahaan sebesar € 42,6 miliar dialokasikan untuk biaya pemasaran dan penjualan. Sebagai perbandingan, Hermès mencurahkan 29,8% dari pendapatan € 5,5 miliar untuk penjualan, pemasaran, dan biaya administrasi.

Namun, angka-angka ini bukan perbandingan ketat antara apel dan apel karena LVMH mencakup 70 merek individu versus merek Hermès.

Daftar merek paling berharga di dunia dari Forbes membahas secara spesifik. Louis Vuitton (merek), peringkat No. 15 secara keseluruhan dan bernilai $ 33,6 miliar, dilaporkan menghasilkan $ 12,9 miliar dalam penjualan dan menginvestasikan $ 5,4 miliar – 42,9% dari penjualan – pada iklan perusahaan. Jika itu tidak berteriak, saya tidak tahu apa itu. (Catatan: LVMH tidak melaporkan pendapatan dari masing-masing merek.)

Sebaliknya, Hermès menghabiskan 5% dari penjualan yang dilaporkan ($ 298 juta dari $ 6 miliar dalam pendapatan) untuk iklan. Keanggunan yang halus dan tenang adalah pendekatan Hermès terhadap periklanan, bukan paparan luas seperti Louis Vuitton.

Kemewahan otentik bukan untuk semua orang, tetapi untuk seseorang yang spesial
Ya, kanvas logo monogram Louis Vuitton memiliki warisan yang membentang lebih dari seabad, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1896. Tetapi hari ini, meskipun harga mahal diperintahkan untuk tas kanvasnya, Louis Vuitton dan tas LV tersebut mungkin merupakan pelaku logo terbesar di dunia. polusi.

Ke mana pun Anda pergi, tas LV mengintai. Ubiquity sepenuhnya menentang kode etik merek mewah otentik.

Hermès melakukan kebalikan dari branding langsung Louis Vuitton. Gayanya khas dan langsung dapat dikenali oleh para ahli kognitif, meskipun dalam budaya kita yang terobsesi dengan selebriti, merek Hermès telah menjadi lebih dikenal secara luas.

Dan sementara selebriti mungkin dengan bangga mengenakan Hermès – siapa lagi yang benar-benar mampu membelinya? – mereka memiliki merek, tetapi tidak dimiliki oleh merek. Victoria Beckham dikatakan memiliki koleksi tas tangan Hermès senilai lebih dari $ 2 juta.

Sementara Hermès menolak dukungan selebriti sebagai strategi pemasaran, Louis Vuitton sepenuhnya merangkulnya. Misalnya, Angelina Jolie dibayar sekitar $ 8,5 juta untuk mewakili merek dalam satu kampanye iklan pada 2011. Ini konon adalah salah satu kesepakatan dukungan tertinggi yang pernah ada untuk satu kampanye iklan.

Dalam Louis Vuitton melanggar aturan utama lain dari pemasaran merek mewah yang dijelaskan oleh Vincent Bastien dan Jean-Noël Kapferer dalam bab dalam Pemasaran Mewah 2013: Tantangan untuk Teori dan Praktek:

“Selebriti harus digunakan dengan hati-hati dalam strategi mewah, jika merek ingin membangun kekuatan harga, perbedaan, gaya dan daya tarik berkelanjutan. Mereka tidak digunakan sebagai agen penjualan, bagi pelanggan baru untuk membeli produk melalui model imitasi, ”saran mereka.

Hermès melakukannya dengan benar, menggunakan pembeli merek sejati untuk memberikan kesaksian otentik tentang nilai luar biasa merek tersebut.

Kemewahan autentik sulit dipahami, tidak mudah diakses
Eksklusivitas melalui distribusi yang terkontrol dari koleksi merek mewah adalah ciri khas lain dari kemewahan otentik. Sama seperti merek mewah otentik yang tidak dapat dipromosikan atau dirancang untuk menarik perhatian semua orang, bagian dari misteri dan keajaiban merek mewah sedang sulit dipahami, langka dan sulit didapat.

Louis Vuitton mengoperasikan sekitar 460 butik bermerek. Hermès tidak jauh di belakang dengan lebih dari 300 butik di seluruh dunia, tetapi di situlah kesamaan berakhir. Louis Vuitton juga didistribusikan secara luas di seluruh dunia di berbagai department store mewah, seperti Neiman Marcus, Saks, Bloomingdales, Nordstrom dan Barneys, sementara hanya parfum, peralatan makan, dan hadiah Hermès yang terbatas hadir di lokasi yang sama.

Louis Vuitton bukanlah apa yang orang sebut tidak dapat diakses, justru sebaliknya. Las Vegas, misalnya, memiliki sembilan lokasi tempat produk Louis Vuitton dapat dibeli. Sebaliknya, Hermès secara ketat membatasi produksi dan tempat untuk membeli jajaran produk intinya. Selain itu, Hermès memiliki daftar tunggu untuk orang-orang yang ingin membeli Birkin, salah satu tas klasiknya yang sering membutuhkan menunggu selama dua tahun atau lebih.

Hermès secara ketat membatasi produksi dan distribusi produk-produknya dengan maksud eksplisit bukan untuk memenuhi permintaan konsumen, tetapi untuk meningkatkannya. Louis Vuitton, di sisi lain, merespons tekanan pemegang sahamnya untuk mendorong pertumbuhan. Itu membutuhkan lebih banyak produk yang didistribusikan di lebih banyak tempat.

Untuk kemewahan otentik, semakin dalam Anda menggali, semakin autentik jadinya

Kemewahan otentik adalah inti dari merek Hermès dan apa artinya. Louis Vuitton, meski tetap mempertahankan penampilan, tidak sesuai.

Misalnya, Bisnis Korea melaporkan tahun ini bahwa sepatu Louis Vuitton diproduksi di sebuah pabrik di Rumania kemudian dikirim ke Italia di mana sol terpasang. Itu agar dapat menempelkan tag “Buatan Italia” pada masing-masing label. Ini sepenuhnya legal, meskipun tidak secara otentik halal, karena aturan Uni Eropa menentukan bahwa negara asal dapat diklaim di mana produksi akhir dilakukan, bukan tempat mayoritas produk dibuat.

Judul merek mewah otentik harus diperoleh, bukan memproklamirkan diri

Untuk menjadi merek mewah yang autentik, penunjukan harus diperoleh (Hermes) bukan hanya gelar yang diklaim (Louis Vuitton). Dalam analisis terakhir, Louis Vuitton sangat memusatkan perhatian pada pemasaran, tetapi ringan pada keaslian. Hermès adalah kebalikannya.

Fakta bahwa Louis Vuitton dapat terus mendorong penjualan dan pertumbuhan seperti yang ada pada kreditnya, dengan hasil 1H2018 terbaru yang membanggakan pertumbuhan pendapatan 25% dalam kategori mode dan barang-barang kulit di mana Louis Vuitton diklasifikasikan.

Tetapi seperti yang dikatakan Abraham Lincoln, “Anda dapat membodohi beberapa orang sepanjang waktu, dan semua orang sepanjang waktu, tetapi Anda tidak dapat membodohi semua orang sepanjang waktu.”

Sampai saat ini, Louis Vuitton telah melakukan pekerjaan yang bagus untuk mempertahankan pertumbuhan yang agresif melalui pemasaran dan manajemen yang ahli, tetapi ia bermain dengan cepat dan longgar dengan keasliannya. Ini mungkin tumit Achilles dari merek yang pada akhirnya akan melonjak. Pelanggan yang benar-benar kaya menginginkan real deal – merek mewah otentik – bukan pose pose atau pretender.

Protes Hong Kong Memaksa Louis Vuitton Untuk Menutup Toko Protes Hong Kong Memaksa Louis Vuitton Untuk Menutup Toko

Louisvuittond.net – Hugo Boss, Ralph Lauren, L’Occitane, Richemont yang memiliki Cartier, Swatch Group, Tiffany, Moncler, Calvin Klein, Gucci, dan Salvatore Ferragamo semuanya dalam catatan tentang hit yang telah dibawa merek mereka ke sana, dengan penurunan penjualan sebanyak 45% dilaporkan.

L’Oreal dan Hermès sama-sama mengungkapkan penurunan penjualan di wilayah tersebut, tetapi memberikan berita positif dengan mengatakan bahwa peningkatan penjualan di Daratan China akan membawa mereka melewati punuk.

LVMH mengatakan hal yang kira-kira sama, melaporkan “kemajuan baik” di Asia, “terlepas dari konteks yang sulit di Hong Kong,” selama kuartal ketiga 2019. Reuters melaporkan bahwa penjualan Hong Kong LVMH telah menurun sekitar 25% pada kuartal ketiga 2018.

Hong Kong dalam resesi
Protes yang diperpanjang telah menjerumuskan Hong Kong ke dalam resesi, diumumkan secara resmi pada pertengahan November ketika PDB turun 3,2% pada periode dari Juli hingga September.

Penjualan ritel merasakan beban terbesar, dengan penjualan Oktober 2019 dari tahun ke tahun turun 24,4%, rekor resmi, diikuti oleh penurunan pada bulan November sebesar 23,6%. Melalui sebelas bulan pertama tahun ini, total penjualan ritel turun 10,3%, menurut Departemen Sensus dan Statistik.

Sektor ritel yang melayani pengeluaran pilihan konsumen telah sangat terpengaruh, dengan penjualan ritel di toko pakaian dan sepatu, department store dan perhiasan, jam tangan dan toko hadiah “berharga” semuanya digandakan dua digit selama sebelas bulan pertama tahun ini.

Namun, penurunan di sektor-sektor ini benar-benar meningkat sejak Agustus. Pada bulan November saja penjualan toko pakaian dan alas kaki turun 31,8%, department store turun 32,9% dan perhiasan, jam tangan, dan hadiah berharga turun 43,5%.

Pengecer tidak bisa menyerap kerugian ini lama. Sejauh ini, agen real estat Midland IC&I melaporkan hampir 500 dari 7.400 toko di empat distrik perbelanjaan utama Hong Kong telah ditutup dan diharapkan 600 lainnya akan ditutup pada tahun 2020.

Mengingat situasi yang tidak dapat diprediksi, tidak ada kelegaan yang terlihat. “Saya percaya sektor ritel akan terus menghadapi masa-masa sulit di paruh pertama tahun ini, karena saya masih tidak dapat membayangkan bahwa kerusuhan sosial akan diselesaikan dalam waktu dekat,” kata Annie Tse Yau On-yee, ketua Asosiasi Manajemen Ritel Hong Kong.

“Prospek penjualan ritel sangat tergantung pada dampak dari gejolak sosial, yang telah sangat mengurangi sentimen konsumen,” lanjutnya.

Turis berpaling
Sementara Hong Kong hanyalah sebuah blip di pasar mewah global, yang diharapkan oleh Statista akan mencapai $ 6,3 miliar pada tahun 2020 di total pasar global $ 331,3 miliar, itu masih merupakan pasar yang lebih penting daripada seluruh Kanada, dengan sekitar $ 6 miliar pada barang mewah penjualan.

Tetapi tidak seperti Kanada, Hong Kong secara historis diuntungkan dari pembelanjaan yang murah hati oleh para penggila dunia yang kaya. Turis dikatakan menyumbang hingga 70% dari pembelian sektor mewah di sana.

Secara keseluruhan Hong Kong Tourist Bureau melaporkan pariwisata turun 10% dari tahun ke tahun hingga November 2019, tetapi pada bulan November saja ia turun 56%.

Penurunan kunjungan wisatawan paling tajam dari Cina Daratan, pasar wisata terbesar yang berasal sejauh ini dan target utama untuk merek-merek mewah di kota, serta pasar Asia lainnya (masing-masing turun 58% dan 47%), tetapi pengunjung jarak jauh dari AS, Inggris, Prancis, Australia dan negara-negara lain merosot 36,1% pada bulan November.

Bagi orang kaya, semakin khawatir tentang keamanan di dunia yang semakin tidak aman, Hong Kong tidak lagi menjadi tujuan utama.

Mike O’Rourke, CEO dari firma konsultasi keamanan global Advanced Operational Concepts, mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa Hong Kong sekarang adalah tempat untuk menghindari perjalanan wisata, mencatat meningkatnya jumlah protes di area perbelanjaan utama, seperti protes kekerasan baru-baru ini di toko utama Adidas.

Baca Juga : Mengapa Supreme Dan Louis Vuitton Merupakan Pasangan Sempurna?

Hanya tren blip atau jangka panjang?
Mengingat meningkatnya kekerasan dan meningkatnya ketidakpastian tentang kapan protes akan mereda, dapatkah kita mengharapkan lebih banyak merek mewah mengikuti jejak Louis Vuitton dan mundur dari kekacauan yang telah terjadi di Hong Kong ?.

Pada bulan September, saya berbicara dengan Daniel André Langer, Ph.D., CEO firma konsultasi manajemen Équité, profesor strategi mewah di Pepperdine University dan seorang kontributor untuk Jing Daily, yang memperkirakan protes akan memiliki dampak yang tidak akan bertahan lama.

“Jika Anda melihat sejarah Hong Kong, krisis seperti ini muncul berulang-ulang setiap tiga hingga lima tahun. Ini mungkin akan reda juga. Jelas, kami melihat dampak sementara, “dan dia menambahkan,” Ini pada akhirnya akan menjadi non-peristiwa dalam hal dampak bisnis jangka panjang yang diharapkan. “

Bahkan ketika situasinya memburuk sejak saat itu, Langer tetap yakin bahwa Hong Kong akan bangkit kembali setelah situasi menjadi normal, dan terutama sektor mewah.

“Merek-merek mewah lebih tahan terhadap resesi daripada kategori-kategori lain seperti yang ditunjukkan oleh resesi sebelumnya seperti resesi global 2008,” katanya. “Juga di Hong Kong, merek-merek mewah yang tetap loyal dan terus berinvestasi dalam ekuitas merek akan kembali lebih kuat.”

Tetapi kemudian penyebab mendasar dari resesi ini – kerusuhan politik dan sosial – sangat berbeda dari yang terakhir. Meskipun telah diperburuk oleh perang perdagangan AS / Tiongkok, resesi ini sebagian besar adalah dari bawah ke atas, bukan dari atas ke bawah yang disebabkan oleh perubahan sentimen konsumen yang lebih sulit ditangani.

Lebih lanjut, ini adalah hasil dari gerakan akar rumput yang dipicu oleh berbagai kebencian sosial-politik terhadap para elit, sehingga mudah untuk melihat mengapa merek-merek mewah menjadi target, yang mewakili simbol ketidaksetaraan pendapatan yang paling terlihat.

Langer, bagaimanapun, merasakan ketahanan mewah terhadap naik turunnya ekonomi akan membuat Louis Vuitton dan rekan-rekannya melaluinya. “Keputusan Louis Vuitton untuk menutup satu toko menurut saya bukan sinyal merek meninggalkan Hong Kong,” katanya.

“Merek itu mencoba menegosiasikan kembali sewa yang selangit dan memutuskan – setelah negosiasi gagal – untuk meninggalkan ruang itu. Ini tidak biasa dan terjadi sepanjang waktu di seluruh dunia. Saya yakin merek itu, sebagai merek mewah terkemuka di dunia, akan muncul kuat begitu HK kembali tumbuh, ”lanjutnya.

Namun, yang lain tidak begitu percaya diri. “Untuk banyak merek mewah, Hong Kong [secara historis] telah mewakili lebih dari 5% dari penjualan global mereka, yang merupakan bagian yang signifikan, [dan bahkan lebih untuk jam tangan dan perhiasan], jadi masuk akal untuk memiliki jejak ritel besar di kota, ”Mario Ortelli, mitra pengelola perusahaan penasihat mewah Ortelli & Co. kepada South China Morning Post.

“Tetapi jika kedatangan wisatawan turun dan orang Cina berhenti datang, jejak ritel semacam itu menjadi berlebihan dan tiga hingga empat toko untuk merek mewah akan cukup,” lanjutnya.

Saya percaya domino baru mulai jatuh. Sekarang pemimpin industri mewah telah mengambil sikap, kemungkinan merek-merek mewah lain di garis depan pasar Hong Kong yang semakin bergejolak akan mengikuti jejaknya, tidak meninggalkan pasar sama sekali tetapi dengan serius mengontrak eksposur mereka di sana.

Seorang eksekutif top tanpa nama di LVMH mengisyaratkan sebanyak pada Paris Fashion Week baru-baru ini, ketika dikutip oleh South China Morning Post mengatakan bahwa jika situasinya tidak membaik, Hong Kong berisiko menjadi “sama seperti kota lapis kedua atau ketiga lainnya di Tiongkok, ”daripada kota tingkat pertama yang telah lama ada.

Mengapa Supreme Dan Louis Vuitton Merupakan Pasangan Sempurna? Mengapa Supreme Dan Louis Vuitton Merupakan Pasangan Sempurna?

Louisvuittond.net – Toko skate yang dia mulai setelah meninggalkan merek skate ternama, Union dan Stussy, yang sebelumnya telah melampaui $ 50 juta dalam penjualan tahunan, berjalan cukup baik untuk dirinya sendiri. Didirikan pada tahun 1994 dengan logo yang didasarkan pada seni propaganda Barbara Kruger, Jebbia kelahiran Inggris, kelahiran Amerika, telah menghabiskan 20-an tahun terakhir untuk mengawasi sebuah merek yang dikenal karena memilih kolaborasi cerdas, mengkoleksi koleksi eklektik, dan menggerakkan kontroversi kontribusinya. sepanjang jalan.

The aughts, untuk kolektor sepatu lama dan skateboard zaman keemasan yang film-film favoritnya masih didistribusikan di VHS, adalah masa kejayaan merek tersebut. Kaos logo kotak mereka dikenakan oleh beberapa tokoh generasi yang paling dicintai: Raekwon, Kermit, Rosa Acosta, Lou Reed, Mike Tyson, dan Jim Jones. Ketika terjun Nike ke dunia alas kaki khusus skateboard disambut dengan ketidaksukaan hampir bulat dari skater, kolaborasi Nike Dunk Hi Supreme memikat hati dengan penggemar garis keras waspada terhadap kehadiran perusahaan multinasional. Dan, ketika sebagian besar mode kelas atas yang dibayar untuk sepatu kets adalah lari kecil Chanel Reebok Pumps, mereka bahkan berhasil menarik perhatian Louis Vuitton dalam bentuk gencatan dan penghentian pemberitahuan untuk desain dek skateboard yang merobek monogram klasik . Supreme menurut, dan hanya itu.

Maju cepat lebih dari satu dekade, dan Supreme telah mengendarai beruntun panas sejak 2010. Munculnya rap Internet dan rapper yang membuatnya hanya mendorong cache merek lebih tinggi dengan generasi penggemar yang terus melebar, berkat orang-orang seperti Tyler, Sang Pencipta dan ASAP Rocky. Ini berkolaborasi dengan Jordan Brand, Nike, dan North Face, memiliki kemeja yang dikenakan oleh orang-orang seperti Kate Moss, Neil Young, dan Diddy. Di sisi alas kaki, kekayaannya bahkan lebih baik: Mereka telah menghasilkan segelintir Jordan, Foamposites, Air Force Ones, More Uptempos, dan Van di sepanjang jalan, menutup jalan-jalan, menabrak server dan memberikan reseller dan kolektor yang sesuai. Harga jual kembali untuk sepasang Supreme x Nike Air Force 1 Hi putih, yang dijual seharga $ 150 pada 2014 duduk nyaman di sekitar $ 650, sedangkan colorway Foamposite hitam mereka dari tahun yang sama, yang dijual seharga $ 220, dijual seharga lebih dari $ 900.

Berkat pengawasan ketat dari Kim Jones, direktur gaya yang baru dipasang untuk operasi Louis Vuitton yang siap pakai, tikus skate kotak merah datang untuk mengingini sekarang menghiasi batang dan tas hobo yang dijual dengan harga lebih dari rata-rata kepemilikan orang Amerika di hutang kartu kredit. Mungkin butuh waktu lebih dari satu dekade, tetapi sebuah merek yang menghabiskan sebagian besar dekade terakhir menunjukkan potongan busana skateboarding ke dunia akhirnya memiliki pendengar yang menawan di tingkat atas dunia mode. Ini bukan prestasi kecil, dengan peregangan apa pun: Mereka sama sekali tanpa pakaian wanita, tidak pernah memproduksi alas kaki mereka sendiri, dan desas-desus berumur puluhan tahun bahwa kemeja mereka dicetak dan dijahit oleh beberapa pakaian yang sebelumnya tidak dikenal sebelumnya di Chinatown terdekat bertahan.

Langit tampak seperti batas untuk Supreme. Tapi Jebbia, pemiliknya, mungkin telah melewatkan kesempatan terbaiknya di hari gajian yang biasanya diperuntukkan bagi para kutu buku dan penyerang cepat dengan satu nama. Dan itu bagus.

Dari saat kolaborasi Agung Louis Vuitton menghantam Internet, desas-desus bermula bahwa Supreme memiliki lebih banyak pemikiran daripada koleksi sekali pakai dengan rumah mode. Dalam industri yang sedang booming dengan fokus yang semakin besar pada titik-titik harga yang semakin menipis dan perputaran persediaan yang lebih cepat, bahkan sebuah merek seperti Supreme, beberapa berpendapat, harus merasakan sejumput dari ruang yang diguncang oleh orang-orang seperti Zara dan Fashion Nova. Di luar itu, fashion tinggi dan streetwear lebih dekat dari yang pernah ada sebelumnya, dengan Rick Owens, Raf Simons, Ricardo Tisci, Public School, OFF WHITE, dan VLONE memutar slot-slot Paris dan New York Fashion Week dan tawaran Hadiah LVMH sambil bergaul dengan Kanye West dan ASAP Rocky dan menjatuhkan koleksi dengan Nike dan Adidas.

Baca Juga : Baca Ini Jika Kamu Menyukai Louis Vuitton Luggage

Kim Jones, yang memimpin Umbro sebelum naik kapal ke Vuitton, telah menceritakan cintanya pada olahraga dan sepatu kets ke outlet mana pun yang akan mendengarkan hampir satu dekade sekarang. Dan Kanye West telah menyebarkan kata-kata kasarnya ke dalam kemitraan yang menguntungkan dengan Adidas yang menghasilkan popularitas yang jarang terlihat oleh pasar penjualan kembali. Apa pun jalan yang ditempuh seseorang, tampaknya momen yang sempurna bagi Supreme dan Louis Vuitton untuk bergabung.

Karena tidak ada berita tentang merger atau akuisisi, maka rumor asimilasi Supreme sangat dilebih-lebihkan. Terlepas dari kerusakan yang dilakukan pada dompet Jebbia, jika dia pada suatu titik mempertimbangkan untuk mencairkan, dia pintar untuk memperhatikan tulisan di dinding. Fashion kelas atas tidak kurang siap untuk berurusan dengan streetwear dengan cara yang berarti daripada ketika Supreme diminta untuk berhenti dan berhenti. Tentu, Jones mencari kolaborasi dengan merek streetwear sejati dan teruji (kolaborasi desain fragmen juga telah diejek di media sosial) tetapi pengakuan bukanlah infrastruktur. Supreme, perlu dicatat, telah lama memegang komitmen untuk perputaran persediaan yang cepat: Toko online mereka telah diperbarui setiap minggu selama bertahun-tahun, dan lokasi batu-dan-mortir secara teratur mengisi kembali dan memutar persediaan. Poin harga untuk undian utama Supreme (hoodies, topi, tee, skate deck) tetap hampir sama selama hampir satu dekade, dan kualitasnya disaingi oleh sedikit orang di dunia streetwear.

Di luar simbiosis yang ditemukan antara raksasa tua tetapi dihormati dan merek yang ingin melebarkan sayapnya, Supreme memiliki filosofi kerja yang tidak dapat dipahami oleh para pendukung industri. Itu tidak dibuat dalam menanggapi perubahan pasang, itu penting untuk kesuksesan mereka selama lebih dari selusin tahun. Jika Louis Vuitton tertarik, kemungkinan besar mereka ingin memilih otak Supreme daripada membasmi tim desain mereka. Melakukannya dengan sukses akan menempatkan Louis Vuitton dalam posisi untuk menjadikan dirinya sebagai lembaga mode besar pertama yang berhasil berputar untuk konsumen generasi baru, mengarahkan kapal pesiar ke arah baru di depan paket yang berebut untuk menyayangi diri sendiri kepada audiensi yang kurang terkesan dengan penonton. barang-barang tiket besar seperti tahun-tahun berlalu.

James Jebbia tidak pernah mendapat tawaran nyata atau melihat ketidakmampuan industri untuk mengadaptasi model yang sangat mereka butuhkan. Bagaimanapun, Supreme telah melakukan lompatan dari Lafayette ke Paris, Louis Vuitton telah membuka mata pelanggan lama dan baru, dan konsumen memiliki barang-barang baru untuk diidamkan. Supreme dan Louis Vuitton mungkin membuat teman yang aneh, tetapi tidak terlalu lama berkeliaran, dan dunia mode adalah tempat yang lebih baik untuk itu.

Post thumbnail

Louisvuittond.net – Siapa yang tidak menyukai Zaman Keemasan Perjalanan? Untuk beberapa pelancong, tidak ada bagasi selain Louis Vuitton. Selama bertahun-tahun, tas tangan Louis Vuitton – dan koper – telah melambangkan uang, kekuatan, dan kesuksesan. Maka, tidak mengherankan bahwa banyak VIP dan berwajah berani bernama A-listers membawa tas simbol status dalam perjalanan mereka – dan ya, tentu saja, di jet pribadi mereka. Ini adalah cara untuk pergi dengan cap!

s

Bahkan ada sekelompok pelancong terpilih yang selalu mencari barang-barang vintage Louis Vuitton – barang yang harganya masing-masing sekitar $ 12.000 hingga $ 15.000. Jadi di mana Anda dapat menemukan ikon yang tak ada bandingannya? Pergilah ke New York musim Yuletide ini dan lihat “Pohon Natal” yang terbuat dari 15 batang LV yang dirangkai untuk membuat kerangka-A yang sempurna.

Tahun ini, Sofitel New York membawa dekorasi liburan ke ketinggian baru – fashion tinggi, yaitu. Hotel Midtown Manhattan, terkenal dengan pameran lobi berputar yang menampilkan segala sesuatu mulai dari seni hingga mode, menaburkan nostalgia di interiornya. Memadukan budaya dan desain, pilar yang menyampaikan esensi dari merek Sofitel, tampilan Couture Natal akan mengubah lobi hotel menjadi rumah mode, undangan untuk “hidup dengan cara Prancis.”

Berdiri tinggi di rotunda lobi adalah pohon Natal yang seluruhnya terbuat dari vintage Prancis Louis Vuitton batang. Itu adalah salah satu dari “toko pop-up” yang unik. Didesain dan dikuratori oleh The Well Traveled Trunk, sebuah perusahaan yang mencari batang-batang antik, pohon itu menampilkan potongan-potongan kulit yang menceritakan kisah-kisah kerajaan dan para penjelajah hebat yang menggunakan batang-batang itu untuk berkeliling dunia. Setiap bagian berusia lebih dari 100 tahun. Tampilan liburan yang unik menawarkan kepada para tamu pengalaman liburan yang penuh gaya dengan sentuhan Prancis “Art de vivre.”

Alexandre Soleyman, pendiri The Well Traveled Trunk, berbicara kepada saya dalam sebuah wawancara eksklusif untuk Forbes.com. Soleyman menciptakan perusahaannya sekitar tiga tahun yang lalu, dan menjelajahi internet – serta lelang online dan penjualan real – untuk menemukan Louis Vuitton “berusia 100 tahun atau lebih.” Dia menambahkan, “Orang-orang datang ke AS untuk menjual sepotong yang mereka temukan di loteng mereka – atau dapatkan dari nenek mereka.” Siapa yang membeli keindahan seperti itu? “Itu bukan untuk semua orang,” ia menjelaskan. Dia mengatakan bahwa biasanya, pembeli membayar di mana saja dari $ 10.000 hingga $ 15.000 per potong koper vintage. “Setiap bagian dari bagasi Louis Vuitton memiliki nomor seri untuk ditunjukkan ketika barang itu diproduksi.”

(Pada perjalanan Anda berikutnya ke Paris, Anda juga dapat mencetak LV vintage di pasar loak Prancis yang terkenal, Porte de Clignancourt, di mana, setiap kali saya pergi, saya menemukan semua jenis barang dagangan desainer mewah vintage.)

Setiap koper yang membentuk pohon Natal Sofitel dijual melalui The Well Traveled Trunk. “Kami mengirim oleh FedEx secara nasional,” ia menjelaskan. Perusahaan juga memperoleh barang-barang mewah vintage yang dibuat oleh Goyard dan Hermes.

Tentu saja, Sofitel New York terkenal sebagai gudang semua-hal-Prancis. Menara 30 lantai, batu kapur dan kaca ini menampilkan interior Neo Art Deco oleh Pierre-Yves Rochon yang dirancang khusus oleh Prancis, yang memadukan formalitas sebuah klub pribadi kelas atas dengan kehangatan rumah yang ramah. Para tamu masuk melalui lobi luas yang garis-garis rampingnya membangkitkan gaya abadi Gedung Chrysler di dekatnya. Tangga melengkung yang dramatis, perapian marmer hijau, karpet dan rak berpola penuh getaran yang dipenuhi buku-buku seni Prancis dan Amerika menunjukkan energi kreatif dari dunia seni Manhattan.

Baca Juga : Pemilik LVMH Melihat Rekor 2019 Dan Sangat Percaya Diri di Tahun 2020

Hotel ini juga dilengkapi dengan brasserie Prancis yang khas, Gaby Brasserie Francaise.

Setiap departemen hotel juga menawarkan duta besar berbahasa Prancis, sementara akomodasi menampilkan fasilitas oleh Lanvin di kamar, dan Hermes di suite.

Berbicara tentang Hermes, merek mewah Prancis yang terkenal ini juga menawarkan apa yang oleh sebagian orang dikatakan sebagai tas tangan kulit terbaik dan dompet paling bergengsi di dunia: The Birkin. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang dompet yang sangat mendambakan ini, saya sarankan membaca buku hebat oleh Michael Tonello berjudul Bringing Home The Birkin. Saya benar-benar menikmati setiap halaman pencarian Mr. Tonello di seluruh dunia yang lucu untuk mendapatkan tas Birkin baru dan lama (yang biasanya memiliki daftar tunggu di toko-toko).

Tetapi kembali ke Louis Vuitton. Hebatnya, merek desainer baru-baru ini meluncurkan sepatu sneaker untuk semua alas kaki terkenal Anda.

Jadi, inilah pertanyaan jutaan dolar: Apakah pembeli koper LV vintage benar-benar menggunakannya dalam perjalanan mereka? Mr. Soleyman tertawa dan berkata, “Bagasi seukuran steamer akan membuat meja kopi paling tahan lama yang pernah Anda miliki.”